Posted on Leave a comment

Selain Mobil Hot Wheels, 5 Brand Mobil Mainan Ini Bisa Jadi Pilihan Koleksi

Bisa dibilang, mengoleksi mobil miniatur adalah sebuah hobi yang tak mengenal usia. Jika anak-anak membelinya untuk dimainkan, orang dewasa justru memburunya untuk dipajang dan dikoleksi. Bahkan, bukan tidak mungkin jika nantinya koleksi tersebut bisa menjadi investasi seiring dengan semakin tingginya nilai historis yang dimiliki.

Umumnya seri mobil die-cast ini diproduksi secara terbatas setiap tahunnya. Bisa jadi, salah satu dari item yang diproduksi saat ini, suatu saat akan menjadi mobil die-cast langka yang dicari oleh para kolektor.

Di antara jajaran mobil die-cast yang beredar di pasaran, nama mobil Hot Wheels tentu tak asing lagi. Bahkan, bisa dibilang mobil produksi Mattel Inc USA ini telah menempati posisi teratas untuk pasar mainan die-cast.

Diproduksi pertama kali pada September 1968, tercatat telah ada ribuan seri mobil yang dipasarkan di seluruh dunia. Koleksinya pun cukup beragam, mulai dari mobil biasa, mobil sport, klasik, mobil prototype, hingga mobil modifikasi (custom/lowrider). Sayangnya, beberapa di antaranya memang sengaja dirilis dalam jumlah terbatas, khususnya untuk kategori mobil balap atau miniatur mobil yang digunakan dalam film. Sementara yang lain, juga diproduksi hanya sekali dalam setahun.

Tak heran jika kemudian, banyak dari seri mobil Hot Wheels yang tergolong langka atau rare. Namun, para diecaster juga tak perlu berkecil hati, karena selain Hot Wheels juga tersedia brandbrand lain yang tak kalah apik.

Apa saja? Berikut uraiannya untuk Anda.

Matchbox

Brand yang acapkali digadang-gadang sebagai saingan nomor satu Hot Wheels ini, nyatanya telah hadir jauh sebelum tahun 1968. Tepatnya, diproduksi untuk pertama kali pada tahun 1947 di bawah naungan Lesney Product. Kala itu, Lesney membuat mainan miniatur kendaraan berjumlah 75 item, yang kemudian dikenal sebagai seri Matchbox 1-75.

Sejak saat itu, nama Matchbox mulai populer dan disematkan pada setiap mobil die-cast, terlepas dari siapa pun perusahaan yang memproduksinya. Hingga kemudian, pasar mainan die-cast mulai dihiasi oleh brand-brand baru, seperti Corgi yang diproduksi oleh Mettoy di tahun 1956 dan Hot Wheels yang diproduksi oleh Mattel di tahun 1968.

Namun sayangnya, sekitar tahun 1980-an, akibat memburuknya sistem ekonomi di Inggris menyebabkan beberapa perusahaan mainan ini –Matchbox dan Corgi– mengalami kebangkrutan. Matchbox dibeli oleh Universal Holdings dari Hongkong, dan proses produksinya pun dipindahkan ke Macau.

Hingga kemudian, di tahun 1997, Mattel Inc USA memperoleh hak atas Matchbox dan menjadikan brand ini tetap eksis serta melegenda dengan namanya sendiri. Meski pada dasarnya, Hot Wheels dan Matchbox telah berada di bawah naungan perusahaan yang sama.

Karena tetap berjalan terpisah sesuai merek masing-masing, keduanya tentu memiliki keunikan tersendiri. Koleksi Matchbox dikenal memiliki keunggulan pada presisi bentuk yang lebih detail, sehingga hampir persis menyerupai mobil yang direplika. Tekstur besinya juga sangat rapi dengan cat yang tidak bleber. Dengan karakteristik tersebut, tak heran jika di awal persaingan keduanya Hot Wheels cenderung diremehkan karena tidak seperti Matchbox yang menyerupai mobil asli.

Meski memang, dari segi keragaman koleksi, merek Matchbox tidak seberagam dan seunik Hot Wheels. Dari segi harga, mobil Hot Wheels juga lebih terjangkau jika dibandingkan dengan Matchbox.

Dinky

Bagi Anda yang ingin mengoleksi mobil die-cast langka, merek Dinky bisa menjadi pilihan. Merek ini merupakan pelopor mainan die-cast yang telah ada sejak awal abad ke-20. Mobil replika yang dulunya hanya berbentuk bodi mobil tanpa interior ini diproduksi oleh Meccano yang berpusat di Inggris (UK).

Tak hanya itu, Dinky Toys juga merupakan pelopor penggunaan mainan die-cast untuk promosi iklan sejak tahun 1934. Hingga hal serupa juga mulai ditiru oleh brand lain, di awal tahun 1960. Tak heran jika kemudian, sejak saat itu mobil die-cast menjadi sangat populer tak hanya di kalangan anak-anak, tetapi juga di kalangan orang dewasa. Orang dewasa mulai melihatnya sebagai barang berharga yang harus dikoleksi dan bisa menjadi investasi.

Sayangnya, serupa dengan Matchbox, Dinky Toy juga harus mengalami kebangkrutan karena efek perekonomian Inggris. Hal tersebut menyebabkan Dinky harus diakuisisi oleh Matchbox dan produksi dipindahkan dari Liverpool ke China.

Untuk koleksi, Dinky juga telah melahirkan berbagai macam seri mobil die-cast; mulai dari jenis mobil klasik, mobil balap, hingga mobil truk dan pengangkut barang. Karena telah tergolong barang langka, nilai lelangnya saat ini berkisar antara £100 – £3.200 (dalam poundsterling). Jika tertarik untuk mengoleksinya, Anda bisa mengunjungi situs-situs lelang seperti ebay.com, atau bisa datang ke acara pameran mainan dan gathering komunitas die-cast langka.

Sedangkan untuk seri Dinky yang terbaru, item koleksi ini bisa Anda peroleh di toko mainan seperti Toys Kingdom dan Kidz Station. Selain itu, toko online seperti Tokopedia dan Bukalapak juga menyediakan mobil mainan ini.

Tomica

Tomica merupakan brand mainan die-cast yang diproduksi oleh perusahaan Takara Tomy Co sejak tahun 1970. Meski pada dasarnya, perusahaan asal Jepang ini sendiri telah berdiri sejak tahun 1924, dengan pendirinya yang bernama Eijira Tomiyama.

Sebelumnya, perusahaan ini memang telah bergerak di bidang produksi mainan, hanya saja baru mulai memproduksi mobil die-cast (Tomica) sejak tahun 1970. Sejak saat itu, jenis mainan ini mulai diproduksi dalam berbagai ukuran skala, dan dengan bentuk yang menyerupai kendaraan aslinya.

Dari berbagai ukuran skala tersebut, miniatur yang paling digandrungi adalah mobil die-cast berukuran 3 inci. Bahkan, saking populernya, nama Tomica disebut-sebut mengacu pada mobil die-cast berukuran mini tersebut.

Untuk produk, Tomica memiliki keunggulan pada bahan material metal yang digunakan. Jika pada mobil Hot Wheels metal hanya digunakan sebagai bahan utama pada sektor bodi, Tomica menggunakannya untuk semua bagian (bodi dan sasis). Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan fitur suspensi yang berada di sekitar area roda. Selain itu, bahan metal solid juga menjadikan mobil mainan ini tidak mudah rusak dan lecet.

Dari segi desain, Tomica juga terbilang sempurna dalam menata setiap detail sehingga tampak persis seperti aslinya. Bahkan, beberapa bagiannya, seperti pintu dan kap mesin juga dapat digerakkan layaknya mobil sungguhan. Warna yang digunakan pun cenderung sama persis, tak seperti Hot Wheels yang cenderung variatif.

Soal harga, sangat bervariasi tergantung seri, tipe, dan tahun rilis. Umumnya, harga banderol mobil mainan ini berkisar antara 40 ribu hingga ratusan ribu.

Majorette

Majorette adalah brand mobil die-cast yang diproduksi di Prancis sejak tahun 1961. Perusahaan yang menaunginya merupakan pabrik mainan pertama di negara tersebut, dengan pendirinya yang bernama Emile Veron.

Sejak awal, perusahaan ini memang telah fokus bergerak di bidang produksi mainan die-cast dengan skala 1:64. Desain yang dibuat pun cukup beragam, mulai dari mobil khas Prancis, Eropa, Amerika, hingga Asia. Pangsa pasar yang dituju juga sangat luas, yakni di dalam dan luar negeri. Alhasil, untuk memenuhi kebutuhan ekspor tersebut, di tahun 1982 Majorette membuka lahan produksi baru yang berlokasi di Amerika.

Di tahun 80-an ini pula, Majorette membeli hak kepemilikan atas perusahaan die-cast Solido yang juga berasal dari negara yang sama. Keduanya mulai bersinergi untuk menguasai pasar dengan memproduksi mobil die-cast yang berkualitas. Hanya saja, ketika memasuki era tahun 1990-an, perusahaan ini mulai mengalami kesulitan keuangan, sehingga akhirnya proses produksi yang semula berpusat di Prancis dan Amerika harus dipindahkan ke Thailand.

Untuk kualitas produk, dulunya brand ini dikenal sangat detail dalam membuat replika kendaraan. Banyak bagian-bagian dari mobil yang dibuat layaknya mobil versi asli. Misalnya, lampu depan mobil yang dibuat dari plastik sehingga seolah tampak asli dan lampu belakang yang dipasang melekat pada bodi logam.

Tak hanya itu, plat nomor mobil juga didesain sedemikian rupa layaknya versi asli dari mobil yang direplika. Di bagian pintu juga telah dilengkapi per, sehingga tak hanya bisa bergerak dan dibuka tetapi juga bisa ditutup secara empuk. Per juga dipasang di bagian roda guna menunjang penampilan dan performa.

Namun sayangnya, kualitas mumpuni tersebut terpaksa harus dihilangkan demi efisiensi dana sebagai akibat dari keterpurukan ekonomi. Majorette versi saat ini tidak lagi memasang per pada pintu dan roda seperti sebelumnya. Serta, beberapa bagian mobil juga tak lagi terbuat dari logam solid dan justru beralih pada plastik. Meski demikian, desain model cenderung lebih variatif dan tetap bercirikan khas mobil Prancis.

Kyosho

Jika dibandingkan dengan Tomica, brand mobil die-cast keluaran Jepang ini tergolong jauh lebih baik dan mahal. Brand ini terbukti mampu mendesain replika dengan detail yang sangat baik layaknya versi asli. Tak heran jika harga koleksi per item-nya tergolong mahal, yakni dengan ambang batas bawah sekitar 80 ribu rupiah.

Keunggulan utama dari merek die-cast ini adalah adanya sistem perakitan untuk kerangka mobil, serta sisi interior dan eksterior. Dalam artian, Anda bisa melakukan perombakan dan merakitnya kembali sesuai keinginan. Tak hanya itu, jenis mobil yang ditawarkan pun tergolong kendaraan high class, seperti Ferrari, Lamborghini, dan yang lainnya. Karenanya, mobil merek ini hanya bisa Anda dapatkan di toko-toko mainan yang besar.

Nah, itulah beberapa merek mobil miniatur yang bisa dikoleksi guna melengkapi seri mobil Hot Wheels Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *